Permainan Petak Umpet, Game Tradisional yang Tak Terlupakan

Permainan Petak Umpet, Game Tradisional yang Tak Terlupakan

Permainan Petak Umpet, Game Tradisional yang Tak Terlupakan

Permainan Petak Umpet, Game Tradisional yang Tak Terlupakan. Siapa yang tidak pernah bermain petak umpet? Mungkin hanya sebagian kecil dari anak-anak dan para remaja yang tidak pernah sekalipun memainkan permainan ini, ya. Game tradisional ini sangat seru dimainkan beramai-ramai.

Anak-anak sangat suka denganpermainanini. Petak umpet sendiri sudah dimainkan oleh anak-anak di era 90an atau mungkin sebelum itu. Permainan ini melibatkan sedikitnya dua orang anak. Satu berperan sebagai penjaga, atau orang yang menutup mata dan menghitung sampai sepuluh, dan satu orang lagi berperan sebagai pemain yang mencari persembunyian agar tidak ditemukan oleh penjaga. Di jaman yang modern dan teknologi saat ini untuk Anda yang menggemari permainan game terbaik yang yng bisa Anda mainakn dengan mmudah menggunakan Abdroid atau pc seperi game Slot Online.

Lebih banyak yang bermain tentunya lebih seru. Para pemain akan berusaha mencari tempat persembunyian yang terbaik sebelum hitungan berakhir, sementara si penjaga nantinya akan mencari teman-teman yang bersembunyi. Jika menemukan salah satu pemain, penjaga akan berlari ke arah tembok tempat dia berhitung tadi, lalu memukul pelan tembok dan menyebut nama temannya tersebut.

Pemain-pemain yang berhasil mencapai tembok tempat si penjaga berhitung, mereka dipastikan sudah menang dan tidak akan menjadi penjaga di permainan petak umpet berikutnya. Sementara mereka yang ditemukan akan dipilih secara acak untuk menjadi penjaga. Caranya, seluruh pemain akan berbaris di belakang penjaga. Lalu, si penjaga menyebutkan sembarang angka. Jika angka tersebut merupakan urutan pemain yang ditemukan penjaga tadi, maka ia menjadi penjaga di permainan berikutnya.

Petak umpet sebaiknya dimainkan pada pagi atau sore hari. Ada satu kejadian yang menyeramkan ketika anak-anak bermain petak umpet pada malam hari. Kejadian ini terjadi di daerah penulis. Anak-anak bermain petak umpet di salah satu perkebunan buah jambu milik warga. Mereka bersembunyi di balik pohon-pohon jambu yang sudah lumayan besar pohonnya. Ada satu anak perempuan yang hilang saat permainan ini berlangsung.

Setelah satu jam, ia ditemukan di rumahnya. Menurut pengakuannya, ia diantar oleh dua orang lelaki paruh baya ke samping rumah tetangga yang bersebelahan rumah dengannya. Entah di mana ia berada pada satu jam tersebut. Ia tidak mengingat apa-apa.

Jadi, permainan petak umpet ini sangat baik untuk kemampuan bersosialisasi anak-anak. Mereka juga akan lupa dengan gadget mereka karena sibuk dengan permainan ini.